User
Password
  Beranda
  Galeri Foto
  Kontak YM
  Alamat Facebook
  Naskah Hikmah
  Intermezem
  Buku Tamu
  IESP (100)
  Akuntansi (74)
  Manajemen (78)
06-08-2010 13:38
yudyastawa: logine lali, piye yo?
04-08-2010 21:20
Dino: Sepi Dab..
23-06-2010 19:42
TOTO BUDIARJO: Mas aku protes, kok namaku gak ada di daftar alumnus IESP 88 ini emailku : totobudiarjo@yahoo.com
08-05-2010 22:32
Moeh. Aanas: ngapunten, ane download tulisan di website ini. mohon di Ikhlaskan ya?
05-05-2010 08:44
reni madawanto: pak amin yo' opo kbre rek..kok adem ayem...met ultah yo,smg sll dikaruniai kesehatan,kesuksesan jg kelg yg sakinah mawadah warokhmah..tambah bijak...amiin. ojo lali karo koncone iki..
30-03-2010 12:59
tata: Pak Lur kepriwe yen warna background-nya jangan merah...ugm kan kampus biru....piye yen diganti biru ae....sing mesti jangan ijo....mundak dikira tembelek ayam hehehhhee
12-03-2010 17:04
reni: kulo nuwun....
27-01-2010 17:26
susilo: Pak Lur yen arep ndelok plejengane konco2 opo iso yak ? aku penasaran karo plejengane kang Jaka Sriyana saiki ... sukur2 karo vespane .... pis
more...
Nama
Pesan 
 
                   
                   
Group G-88 di Facebook
Mudah Marah, Mudah Melupakan

Ada orang, agaknya dengan sedikit bangga, berkata bahwa "Memang aku mudah marah, tapi aku segera melupakannya." Mereka dianugerahi kemampuan untuk menyembuhkan sendiri luka hatinya. Tak heran, meski amarahnya meledak-ledak tak terkendali, hanya dalam hitungan detik mereka sudah berbaikan lagi; bersendau gurau seolah tak terjadi sesuatu apa. Betapa sebuah anugerah yang tak ternilai.

Seorang bijak pernah berujar, "Bukankah demikian pula ketika bom atom dijatuhkan? Diperlukan beberapa menit saja untuk lari dari area peledakan. Namun, lihatlah kerusakan yang terjadi. Rasanya seabad tak cukup untuk menyembuhkan kerusakan yang terjadi."

Amarah menimbulkan dua luka; di hati si empunya dan lebih dalam lagi di hati si korban. Mungkin mudah mengobati luka hati sendiri. Tetapi, apakah kita bisa menjamin kesembuhan luka orang lain?

Anugerah yang lebih bercahaya adalah bila kita mampu membantu menyembuhkan luka hati orang lain.

Rabu, 06/02/2008 - 22:06 WIB
posted by LurKat 11049
NASKAH LAINNYA
Cerita Tentang Tukang Ledeng02/04/2008
Kualitas Pendidikan Terbaik di Dunia26/02/2008
Menanam Watak24/02/2008
Menepati Janji24/02/2008
Manusia Super di Jembatan Setiabudi24/02/2008
Sukses06/02/2008
Pantang Menyerah06/02/2008
Batu Besar06/02/2008
Memang Tak Mudah Menjadi Pemimpin28/12/2007
Kritik23/12/2007
Kasih Sayang Ayah23/12/2007
Menjadi Orang Yang Berpikir Positif 13/12/2007
Untung & Sial11/12/2007
Api & Asap10/12/2007
Cangkir yang Cantik 29/11/2007
Kisah Kepompong29/11/2007
Memahami Orang Lain 29/11/2007
Renungan Dari Pinggir Kolam 29/11/2007
Perangkap Tikus22/11/2007
Kepompong Kupu-Kupu15/11/2007
Gaji Papa Berapa?14/11/2007
Kebebasan Berarti Peduli13/11/2007
Manajemen Waktu bagi Orang Sukses09/11/2007
Sebuah Pilihan09/11/2007
Semua Butuh Proses31/10/2007
KISS (Keep It Simple Stupid)30/10/2007
Tukang Kayu26/10/2007
Keluarga, Bekerja, Ibu Rumah Tangga25/10/2007
Takkan Pernah Sebanding25/10/2007
Aku Lebih Baik dari Dia24/10/2007
Semut & Lalat 24/10/2007
Belajar Mencintai Dari Cicak24/10/2007
Memberi Kepada Yang Kecil24/10/2007
Refleksi Kehidupan23/10/2007
Cermati Penyebab Kegagalan23/10/2007
Anda Bisa Jika Anda Berpikir Bisa23/10/2007
Aturlah Waktu Untuk Mengatur Kehidupan10/10/2007
Materialisme10/10/2007
Pesan Sang Ayah09/10/2007
Manusia, Indra, Cinta09/10/2007
Hlm. | 1 | 2 |
Sekretariat: Gedung Fakultas Ekonomi UGM Yogyakarta, Lantai III Sayap Selatan R 308
Telp. 0813 2875 9120 - http://www.guyub88.com - email: info@guyub88.com