Gara-gara demi bisa hadir di reuni 20 tahun kebersamaan tanggal 8 Agustus 2008 di Bebek Bali Senayan Jakarta, LurKat terpaksa memecahkan celengan bagong yang isinya setelah dihitung cukup buat beli tiket pesawat. Maka pada hari H LurKat mempersiapkan dengan matang perjalanannya. LurKat membawa tas kresek lumayan banyak, jaga-jaga kalau di perjalanan nanti muntah karena mabuk udara. Seluruh tubuhnya diblonyohi balsem biar nggak masuk angin. Tak lupa di saku baju terselip sebotol minyak PPO (Pak Pung Oil).
Pada saat mau masuk pesawat LurKat melihat karpetnya mewah & bersih. Karena takut ngotorin, sandalnya dilepas & dibawa masuk pakai tangan. Rupanya di sebelahnya duduk seorang cewek lumayan sexy. Karena kebiasaan naik bus, spontan LurKat nanya padanya "Turun mana mbak?"
Dengan genit cewek itu menjawab "Ya turun Jakarta lah, mosok Jakarta donk... Mulan aja Jameelah mosok Mulan Jameedonk!"
Tak lama kemudian rasa ngantuk menyerang LurKat. Rasanya belum lama ketiduran tiba-tiba terdengar pengumuman "Sebentar lagi pesawat akan mendarat di Cengkareng...!"
Lagi-lagi karena biasa naik bus, spontan LurKat mengangkat tasnya & segera menuju pintu keluar. Dia mengambil logam uang ratusan & diketukkannya ke kaca jendela pesawat. "Kiriii..." teriaknya.
Tergopoh-gopoh seorang pramugari mendatanginya "Lho turunnya nanti pak, barengan ama yang lainnya. Sekarang bapak duduk dulu & pakai sabuk pengamannya..."
Dengan agak malu LurKat kembali duduk. Setelah mendarat, dia melirik jam. Barulah dia sadar kalau Jogja - Jakarta cuma 50 menit. LurKat menyumpah dalam hati. Dia merasa rugi besar naik pesawat, celengan dipecah buat beli tiket mahal ternyata perjalanan cuma ditempuh dalam waktu singkat. Mendingan naik sepur kluthuk. Cukup 35 ribu tapi bisa menikmati perjalanan selama sekitar 10 - 12 jam... PUASSSSS!
|