Pada suatu hari Lurah Katrok main ke rumah temannya. Seorang tentara kekar berpangkat kopral, namanya Ivan. Saat sampai di teras rumah dijumpainya si Ivan duduk dengan tatapan mata kosong memandangi es teh di depannya. Karena saking akrabnya, tanpa minta permisi langsung saja es teh itu diembat sampai tandas ama Lurka. Maksudnya cuma ngajak bercanda.
Nggak tahunya Ivan nangis dengan kencangnya. Lurka heran bukan kepalang, "Whe lha kamu ini tentara kok cengeng. Cuma minumanmu kuhabiskan aja kok nangis kaya anak kecil"
"Kamu tahu nggak hari ini aku lagi sial habis-habisan. Tadi pagi aku dipecat dari kesatuan gara-gara semalam menghajar orang sampai mati..." kata Ivan sambil sesenggukan.
"Walah cuman dipecat aja kok sedih. Kamu kan bisa jadi centeng pejabat atau preman pasar..." kata Lurka menghibur.
"Itu belum seberapa. Begitu aku pulang ke rumah, aku menangkap basah istriku sedang selingkuh dengan sobat karibku..."
"Ahhh aku udah bilang istrimu itu memang tipe yang tidak setia. Dicerai aja trus cari istri lagi. Aku yakin masih banyak perempuan yang mau ama kamu..." ujar Lurka memberi solusi.
"Itu juga belum seberapa. Saat aku putus asa mau bunuh diri dengan racun tikus tang kumasukkan ke dalam es teh, lha kok malah kamu minum. Nasibbb mau mati aja kok susah..."
Saat itu juga Lurka langsung pucat. Mulutnya tiba-tiba berbusa & akhirnya kejang-kejang di lantai. Ivan jadi tambah meraung-raung nangisnya....
|